KUPU

Sabtu, 29 November 2014

TULISAN 4 TAHUN LALU



MENGEFEKTIFKAN KELAS MELALUI MULTIPLE INTELEGENCES
Oleh : S. Ramadhan, S.Pd.I, MM.
Distric trainer ICT Kab. Pasuruan
Waka Humas MTS Sunan Ampel Beji


Pendidikan, adalah sebuah proses pembelajaran yang harus di jalani oleh setiap manusia yang ingin maju. Keberhasilan suat pendidikan sangat di tentukan oleh 5 hal yaitu : Kurikulum, manajemen, budaya,                                    .
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang di gunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini adalah tujuan pendidikan nasional yang di jabarkan ke dalam tujuan-tujuan atau standar-standar yang lebih operasional, serta kesesuaianya dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah , sosial budaya masyarakat, potensi sekolah dan kebutuhan peserta didik. Berbagai pemikiran sudah bermunculan, tujuan yang paling penting yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggung jawab.
Pada dasarnya, kualitas pelajar Indonesia sama dengan pelajar di negara lain. Sebagai dikatakan Dr. Howard Gardner, terdapat delapan tipe kecerdasan ( fremes of mind: the theory of multi intellegenci, 1983 ).
1.      Kecerdasan musik
2.      Gerak
3.      Logika atau matematika
4.      Linguistic
5.      Visual
6.      Antar pribadi
7.      Intrapribadi
8.      Natural
Tetapi secara fungsional ( kemampuan riil ), kemampuan pelajar kita ternyata lebih rendah. Ahli perkembangan anak piaget mengatakan tugas perkembangan yang harus di perhatikan lebih dahulu dalam pendidikan adalah aspek motorik. Dengan demikian, cukup beralasan bila matrikulasi dikembangkan menjadi 4 aspek, yakni : membaca,menulis, matematika , dan motorik.
Berdasarkan hal ini, maka MTS Sunan Ampel Beji di dampingi DBE3 dengan BTL 3nya     . Dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa inggris, siswa diberi tugas membuat kue agar-agar, sirup dan kue bolu. Dalam pelaksanaanya siswa wajib menuliskan resep-resepnya dan mempresentasikanya dalam bahasa inggris. Pada mata pelajaran TIK siswadiwajibkan membuat contoh sampul buku melalui  media kertas dan juga menggunakan                     . Sehingga kemampuan siswa pada pengenalan teknologi lebih meningkat. Dan sudah memasuki jejaring sosial facebook bagi kelas IX.
Empat aspek kemampuan dasar itu sering disebut tool of learning (alat belajar). Itu sangat berpengaruh terhadap kemampuan dan kenyamanan belajar mata pelajaran lain di sekolah. Dengan penguasaan empat kemampuan dasar tersebut, prestasi siswa akan menjadi lebih baik, siswa menjadi lebih percaya diri, serta berpengaruh positif pada penbentukan konsep diri dan kepribadian.
Dengan teknik yang di ajarkan DBE-3, siswa merasa senang dalam belajar. Setiap guru mengikuti karakteristik siswa dalam menyampaikan mata pelajaran. Dan harapan ke depan adalah siswa tidak akan kesulitan karena potensi dirinya sudah terbentuk dengan baik melalui proses-proses pematangan yang sempurna.


                                                                                    Pasuruan 19 September 2010
             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar